Peringati HUT Pemkot Surakarta ke – 78, DP3AP2KB Kota Surakarta Gelar Makan Bersama 604 Baduta Berisiko Stunting di Taman Balekambang

Surakarta, 19 Juni 2024 – Hari ini, Wakil Walikota Surakarta memimpin kegiatan makan bersama bagi balita usia di bawah dua tahun (baduta) yang berisiko stunting di Taman Balekambang. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Pemkot Surakarta ke-78 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan stunting di kota Surakarta.

Acara yang berlangsung dari pukul 08:00 hingga 11:00 WIB ini dihadiri oleh 604 baduta berisiko stunting dari 5 Kecamatan di kota Surakarta untuk mengikuti serangkaian kegiatan edukatif tentang pentingnya asupan gizi seimbang. Selain makan bersama, terdapat sesi penyuluhan mengenai nutrisi oleh oleh dr. Cahalafa Shinta Caesar, MSc, SpA yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pemberian gizi seimbang dan protein yang cukup.

Hiburan yang sesuai dengan usia anak juga turut diperhatikan, badut dan doorprize berupa mainan anak pun diberikan seusai penyuluhan sembari anak-anak makan makanan bergizi seimbang yang sudah disiapkan oleh tim DASHAT Kelurahan dan didampingi kader dari wilayah masing – masing. Bantuan sembako kepada keluarga berisiko stunting diberikan kepada 604 keluarga sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kota Surakarta dalam pencegahan stunting yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa dan jajaran perangkat daerah hingga camat dan lurah.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Surakarta menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus berupaya menurunkan angka stunting dan mengajak seluruh orangtua untuk bekerjasama bersama Pemerintah Kota Surakarta. “Jika bapak/ibu mencintai putra-putrinya, mari kita bersama-sama bergerak”, ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian program yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan terakhir, termasuk penimbangan serentak balita, program dapur sehat atasi stunting (DASHAT), dan bantuan baby spa. Diharapkan, melalui upaya-upaya tersebut, angka balita berisiko stunting di Surakarta dapat menurun secara signifikan, sehingga tercipta generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan.