Lomba Kelurahan Cegah Stunting 2026, Surakarta Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Wilayah

14 Oktober 2026 | oleh Patricia
Icon

Surakarta — Pemerintah Kota Surakarta menyelenggarakan Lomba Kelurahan Cegah Stunting Tingkat Kota Surakarta Tahun 2026 pada Selasa (13/10/2026), bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 DP3AP2KB Kota Surakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong percepatan penurunan stunting (PPS) melalui penguatan komitmen, kolaborasi, dan aksi nyata di tingkat wilayah.

Kelurahan memiliki peran strategis sebagai penggerak upaya pencegahan stunting karena berada dekat dengan masyarakat, memahami kondisi warganya, serta mampu mengoordinasikan intervensi sesuai kebutuhan sasaran. Peran tersebut penting untuk memastikan upaya percepatan penurunan stunting berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Melalui lomba ini, Pemerintah Kota Surakarta mendorong kelurahan untuk terus memperkuat komitmen, mengoptimalkan pemanfaatan data, memetakan keluarga berisiko stunting, serta memastikan intervensi yang tepat sasaran melalui konvergensi lintas sektor.

Pada tahun 2026, terdapat lima kelurahan yang berpartisipasi, yaitu Kelurahan Gajahan, Kelurahan Sondakan, Kelurahan Jebres, Kelurahan Serengan, dan Kelurahan Kadipiro.

Lomba Kelurahan Cegah Stunting bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan praktik baik, berbagi inovasi, dan memperkuat upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, berbagai pendekatan yang dikembangkan di tingkat kelurahan diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi wilayah lainnya.

Penyelenggaraan lomba ini diharapkan mampu melahirkan kelurahan percontohan (role model) yang dapat menginspirasi wilayah lain di Kota Surakarta dalam mengembangkan upaya pencegahan stunting sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Melalui penguatan peran kelurahan dan kolaborasi lintas sektor, upaya percepatan penurunan stunting di Kota Surakarta diharapkan semakin optimal untuk mendukung terwujudnya Surakarta Zero Stunting.